Israel Kirim Pasukan Tambahan ke Gaza usai Serangan Hamas

Ilustrasi tentara Israel. [AFP Photo]

TEL AVIV - Komandan Angkatan Darat Israel, Letjen Aviv Kochavi, memerintahkan penambahan pasukan di perbatasan Jalur Gaza, Palestina. setelah aksi saling serang dengan kelompok milisi Hamas.

Dilansir Associated Press, Selasa (11/5/2021), Kochavi juga memerintahkan 5.000 pasukan cadangan AD Israel siaga untuk sewaktu-waktu dikerahkan ke medan pertempuran dengan Hamas di Jalur Gaza.

Hamas meluncurkan sejumlah roket ke arah Israel pada Senin (10/5), sebagai tanggapan atas aksi kekerasan aparat keamanan Israel terhadap warga Palestina di kompleks Masjid Al-Aqsa dan Yerusalem.

Akan tetapi, Israel membalas roket Hamas dengan serangan udara. Akibat serangan itu, sebanyak 24 orang, termasuk sembilan anak-anak, di Jalur Gaza meninggal.

Hamas menyatakan salah satu komandan mereka tewas dalam serangan udara Israel tersebut.

Biasanya aksi saling serang antara Israel dan Hamas berakhir setelah beberapa hari, atau setelah kedua belah pihak didamaikan oleh Mesir atau Qatar.

Suasana di Israel kembali panas pada Senin, tepatnya ketika warga Israel akan memasuki kompleks Masjid Al-Aqsa untuk memperingati pencaplokan wilayah Yerusalem dalam Perang Enam Hari pada 1967 silam.

Pencaplokan itu tidak diakui oleh komunitas internasional. Ratusan warga Palestina lantas menyambangi Masjid Al-Aqsa dan dilaporkan melempari batu ke arah petugas keamanan.

Bentrokan antara warga Palestina dan aparat Israel pun tak terbendung. Berdasarkan data Palang Merah Palestina, setidaknya 305 warga Palestina terluka, 228 di antaranya dilarikan ke rumah sakit. Sementara itu, 21 personel kepolisian juga terluka. []

Komentar

Loading...