Integrasi Sistem Operasional Layanan di Lhokseumawe, BSI Lakukan Migrasi Ratusan Ribu Nasabah

FOTO : Area Manager BSI Lhokseumawe, Nirwan Purnama bersama KPw BI Lhokseumawe, Yukon Afrinaldo saat memberikan keterangan pers, Sabtu (5/6/2021). (FOTO : Jefry T)

LHOKSEUMAWE - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) akan melakukan migrasi terhadap 544,8 ribu nasabah asal BNI Syariah dan BRI Syariah, proses tersebut didukung jumlah outlet 67 kantor BSI di Lhokseumawe.

Demikian dikatakan Area Manager BSI Lhokseumawe, Nirwan Purnama dalam konferensi pers yang berlangsung di Kantor Area BSI Lhokseumawe, Sabtu (5/6/2021).

Menurutnya, BSI siap melakukan integrasi sistem operasional layanan di wilayah Lhokseumawe. Integrasi sistem operasional layanan ini bertujuan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah dan standarisasi model operasional dan layanan di seluruh outlet BSI.

Dalam konferensi pers yang juga dihadiri Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Cabang Lhokseumawe, Yukon Afrinaldo. Nirwan menjelaskan, integrasi sistem layanan di Area Lhokseumawe Regional Aceh merupakan komitmen perusahaan mendorong pengembangan keuangan syariah dan meningkatkan literasi masyarakat.

"Proses integrasi Sistem Operasional dan layanan Area Lhokseumawe merupakan salah satu bagian dari proses roll out BSI,” kata Nirwan.

Dalam proses integrasi sistem operasional layanan regional Aceh ini, sebutnya, BSI fokus kepada layanan nasabah dan telah mempersiapkan teknis untuk mengoptimalkan dan mempercepat layanan migrasi.

Integrasi sistem operasional dan layanan di Regional Aceh ini akan ditandai dengan proses auto migrasi yang akan dilakukan pada 7 Juni 2021. Acara ini merupakan bagian dari proses integrasi operasional cabang, layanan dan produk secara nasional yang telah dimulai sejak 1 Februari 2021 dan rencananya akan berlanjut hingga 30 Oktober 2021.

"Salah satu fokus Bank Syariah Indonesia dalam proses integrasi sistem operasional layanan di wilayah Aceh adalah proses migrasi nasabah dari bank asal ke Bank Syariah Indonesia. Proses migrasi ini bisa dilakukan secara daring melalui BSI Mobile maupun tatap muka," pungkas Nirwan.

Dia juga menambahkan, penyatuan sistem layanan ini mencakup migrasi rekening nasabah, kartu ATM, hingga mobile dan internet banking. Perseroan pun menjamin proses tersebut mengedepankan kenyamanan dan keamanan data nasabah.

"Untuk fasilitas kartu, buku tabungan dan deposito, nasabah bisa melakukan migrasi secara bertahap hingga 31 Oktober 2021. Nasabah pun bisa melakukan migrasi rekening secara digital dengan aplikasi BSI Mobile, atau hadir langsung ke kantor cabang BSI. Adapun migrasi rekening via digital bisa dilakukan pula melalui call center 14040, Whatsapp Business BSI, dan live chat Asiyah," jelasnya.

Kemudian, lanjut Nirwan, dalam periode migrasi nasabah dapat menyampaikan informasi bila terdapat perubahan nomor telepon dan surel. Untuk memperlancar proses migrasi, BSI melakukan beberapa pendekatan diantaranya melalui media online yaitu direct message ke nasabah, media sosial hingga surel. Hal ini agar nasabah mendapatkan informasi terkait jadwal migrasi dengan tepat.[]

Komentar

Loading...