Kasus Covid-19 Aceh Bertambah 100 Kasus, Empat Meninggal Dunia

Petugas RSUDZA Banda Aceh saat membawa Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 yang dirujuk dari daerah ke ruang isolasi RICU untuk dilakukan pemeriksaan secara khusus oleh tim medis. Foto direkam pada Kamis (19/3/2020), saat sidak anggota DPRA ke RS Zainoel Abidin. [Acehonline.co/Reza Gunawan]

BANDA ACEH - Kasus positif Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Aceh bertambah lagi sebanyak 100 kasus, sehingga kasus aktif kini menjadi 1.366 orang. Sementara itu, pada kurun 24 jam terakhir sebanyak lima orang dilaporkan sudah sembuh dari perawatan atau isolasi mandiri, dan empat orang dilaporkan meninggal dunia.

Hal tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani secara tertulis kepada awak media massa di Banda Aceh, Sabtu (8/5/2021).

“Kasus-kasus positif baru yang dilaporkan terakhir didominasi warga Kota Banda Aceh juga, mencapai 34 orang dari seluruh kasus harian,” tutur pria yang akrab disapa sebagai SAG itu.

SAG menjelaskan, selain Kota Banda Aceh, tren peningkatan kasus positif harian juga tampak di Kabupaten Aceh Besar, Kota Lhokseumawa, Kota Langsa dan Kabupaten Aceh Tamiang. Kita menduga peningkatan kasus positif itu terkait dengan mobilitas penduduk dari gampong ke kota kabupaten cendrung meningkat menjelang lebaran.

"Orang-orang dari belbagai gampong umumnya berbelanja kebutuhan lebaran ke kota-kota kabupaten, seperti membeli bahan-bahan kue lebaran dan baju baru. Kita menghimbau agar masyarakat yang melakukan aktifitas belanja di pasar tersebut menerapkan protokol kesehatan, dan tidak berdesak-desakan," ungkapnya.

“Begitu tiba di rumah segera mandi yang bersih dan ganti pakaian sebelum menyentuh bayi, anak Balita, dan mendekati orang tua,” tambah SAG.

Kasus Covid-19 Aceh

Selanjutnya, SAG melaporkan data akumulatif kasus Covid-19 di Aceh, per 8 Mei 2021. Jumlah kasus Covid-19 secara akumulatif telah mencapai 11.802 kasus/orang. Para penyintas, yang sembuh dari Covid-19 sebanyak  9.968 orang. Pasien masih dirawat 1.366 orang, dan penderita yang meninggal dunia mencapai 468 orang.

Penambahan data akumulatif tersebut termasuk penambahan 100 kasus konfirmasi baru Covid-19 selama waktu 24 jam terakhir, pasien yang sembuh sebanyak lima orang, dan empat orang yang dilaporkan meninggal dunia.

Kasus-kasus positif baru itu yakni warga Banda Aceh 34 orang, Aceh Besar 23 orang, Lhokseumawe sembilan orang, Langsa delapan orang, dan Pidie enam orang. Sementara warga Aceh Utara dan Bireuen sama-sama lima orang. Kemudian warga Aceh Tamiang tiga orang, Pidie Jaya dua orang, warga Gayo Lues satu orang, dan empat dari luar Aceh.

Sementara itu, lima  pasien yang dinyatakan sudah sembuh hari ini meliputi warga Bireuen sebanyak tiga orang dan dua warga Pidie. Sementara itu, korban meningal dunia bertambah empat orang lagi, masing-masing satu orang warga Aceh Utara, Bireuen, Pidie Jaya, dan warga Aceh Selatan.

“Empat orang yang dilaporkan meninggal dunia, 24 jam terakhir,” katanya memastikan.

Lebih lanjut dia melaporkan kasus probable yang secara akumulatif sebanyak 722 orang, meliputi 635 orang sudah selesai isolasi, 10 orang isolasi di rumah sakit, dan 77 orang meninggal dunia. Kasus probable merupakan kasus-kasus yang menunjukkan indikasi kuat sebagai Covid-19.

"Sedangkan kasus suspek secara akumulatif tercatat sebanyak 9.010 orang. Suspek yang telah usai isolasi sebanyak 8.773 orang, sedang isolasi di rumah 171 orang, dan 66 orang sedang isolasi di rumah sakit," tutupnya. []

Komentar

Loading...