Pengprov Perbasasi Aceh Gelar Pertemuan, Ini yang Dibahas

BANDA ACEH - Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Baseball dan Softball Seluruh Indonesia (Perbasasi) Aceh membahas berbagai strategi dan program hingga persiapan atlet menjelang PON 2024 mendatang dalam rapat pengurus yang digelar di Cafe SMEA Premium, Kuta Alam, Banda Aceh, Minggu (21/11/2021).

"Dalam rapat tersebut ada berbagai hal yang kita bahas, salah satunya adalah persiapan atlet Perbasasi untuk mengikuti ajang PON 2024 yang akan digelar di Aceh dan Sumatera Utara," kata Ketua Umum Pengprov Perbasasi Aceh, Yahdi Hasan, S.I.Kom, Minggu (21/11/2021).
Selain membahas persiapan atlet untuk PON 2024, kata Yahdi, rapat tersebut juga membahas terkait evaluasi kepengurusan Pebasasi Aceh dan membentuk kepengurusan baru Pebasasi di tingkat Kabupaten/kota se-Aceh.

"Nantinya kita juga akan menjadwalkan Rapat Kerja (Raker) pengurus Perbasasi Aceh dengan pengurus di kabupaten/kota," kata Yahdi Hasan, yang juga Anggota DPRA dari Fraksi Partai Aceh itu.

Yahdi menambahkan, dalam pertemuan tersbeut juga turut membicarakan pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Perbasasi Pusat, dan sejumlah agenda yang dianggap perlu.

Yahdi menyebutkan, dalam even PON yang XXI Tahun 2024 di Aceh nantinya akan mempertandingkan 4 cabang olahraga (Cabor) di Perbasasi, yaitu Cabor Softball Putra, Cabor Softball Putri, Cabor Baseball Putra, dan Cabor Baseball Putri.

“Di Aceh olahraga softball dan baseball memang belum begitu digemari oleh putra-putri Aceh, namun begitu tugas kita harus memperhatikan dan memantau bakat-bakat dan memberikan pelatihan bagi putra-putri Aceh, baik pemain senior maupun junior sudah dari sekarang kita persiapkan,” katanya.

Pada even PON 2024 mendatang, kata YAhdi, pihaknya akan mempersiapkan sekitar 60 – 70 atlet baik putra maupun putri yang akan ikut bertanding.

“Insya Allah nantinya untuk pembinaan atlet-atlet, rencananya akan kita sebar di beberapa kabupaten/kota sebagai persiapan untuk PON 2024,” sebutnya.

Anggota DPRA dari Fraksi Partai Aceh itu juga mengatakan, dalam rapat tersebut juga membuka diskusi tanya jawab bersama peserta untuk dijadikan sebagai agenda Perbasasi Aceh.

Yahdi menjelaskan, berdasarkan diskusi yang berlangsung selama rapat tersbeut, sekum Perbasasi Aceh, Awaluddin, menawarkan agar pembinaan atlet Perbasasi dapat disebar ke beberapa kabupaten/kota di Aceh.

“Ide dan gagasan ini mendapat dukungan Deputi Wakil Derektorat Umum Softball Karnaini dan Deputi Wakil Umum Derektora Master dan Slowpich Hajidin,” jelasnya.

“Pak Hajidin menambahkan Agar dibuat pelatihan bagi para pelatih dan wasit bagi Perbasasi Aceh. Selain bisa menambah ilmu, pengalaman dan juga yang terutama adalah mendapatkan lisensi kepelatihan dan wasit dari nasional,” kata putra Aceh Tenggara tersebut.

Dalam kesempatan itu, Ketum Perbasasi Aceh Yahdi Hasan menyampaikan kepada Kordinator Perbasasi Sumbagut, Supriadi, agar PB Perbasasi dapat memberikan perhatian lebih ke Aceh dalam hal pembinaan atlet.

Dalam pertemuan tersebut, turut dihadiri oleh Koordinator Pebasasi Sumbagut Supriadi (Bs), Sekum Perbasasi Aceh, Drs. Awalluddin, M.Pd., Wakil Ketua Direktorat Softball, Azhari, SKM, M.Kes., Wakil Sektaris, Satria., Deputi Wakil Derektorat Umum Softball Karnaini, S.Pd., Deputi Wakil Derektorat Umum Baseball, Deputi Wakil Umum Derektora Master dan Slowpich, Dr. Hajidin, M.Pd., Kepala Bidang prestasi, Marwan, M.Pd dan Bidang Humas Perbasasi Aceh, serta sejumlah pengurus lainnya.[]

Komentar

Loading...