21 Ruko Hangus Terbakar di Aceh Tamiang, 20 Rumah Rusak

Musibah kebakaran di Aceh Tamiang. [Foto: Antara Aceh]

KUALA SIMPANG - Sebanyak 21 bangunan terdiri rumah toko (ruko) permanen, semi permanen, dan kios pedagang serta rumah warga di kawasan Pekanan Pulo Tiga, Kecamatan Tamiang Hulu, Kabupaten Aceh Tamiang hangus terbakar serta 20 rumah lainnya rusak.

Camat Tamiang Hulu Muhammad Nur di Aceh Tamiang, Minggu (16/5/2021), mengatakan kebakaran terjadi Sabtu (15/5) pukul 20.20 WIB.

"Kabar terakhir saya terima 20 ruko hangus terbakar, sedangkan 20 rumah ikut rusak," kata Muhammad Nur.

Muhammad Nur menyebutkan korban kebakaran mayoritas adalah pedagang di antaranya, rumah makan, toko kelontong, kios jajanan, kedai sayur, jual pulsa ponsel hingga jasa bordir, dan salon.

"Data final korban kebakaran terdiri 21 kepala keluarga dan korban terdampak 20 rumah/ruko termasuk lima pintu ruko yang tidak ditempati ikut hangus," ujar Camat Tamiang Hulu.

Menurut Muhammad Nur, asal api diperkirakan dari sebuah rumah warga yang lupa matikan kompor gas.

"Informasi warga, ada penghuni rumah sedang merebus telur, tetapi lupa matikan kompor," kata Muhammad Nur.

Muhammad Nur mengatakan anggota koramil dan polsek setempat dibantu warga sudah mendirikan tenda pengungsian di lokasi terminal lama Pulo Tiga. Tim BPBD dan Dinas Sosial Aceh Tamiang juga sudah mendata korban dan meninjau gedung UPTD untuk dijadikan dapur umum.

"Insya Allah hari ini BPBD dan Dinsos datang membawa bantuan yang diperlukan. Kerugian atas musibah ini ditaksir Rp 1,5 miliar," kata Muhammad Nur.

Kepala Bidang Kesiapsiagaan dan Pemadam Kebakaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tamiang Muhammad Husni mengatakan pihak mengerahkan sejumlah armada pemadam kebakaran dari berbagai pos.

"Jarak lokasi kebakaran sekitar 25 kilometer dari Kuala Simpang, ibu kota Kabupaten Aceh Tamiang. Api dipadamkan satu jam kemudian. Total armada pemadam kebakaran dikirim ada empat unit ditambah satu unit truk tanki dan dua unit bantuan Pertamina Rantau. Lokasi yang terbakar merupakan permukiman padat penduduk. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini," sebut Muhammad Husni. []

Komentar

Loading...