Aceh Catat Kasus Covid-19 Paling Rendah

Wilayah Aceh dilihat dari satelit. [Foto: Istimewa]

BANDA ACEH - Aceh kembali mencatat kasus harian Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) paling rendah di Indonesia. Provinsi paling rendah kasus harian, yakni Aceh 63 orang, Maluku Utara 69 orang, dan Maluku 84 orang. Sementara DKI Jakarta dan Jawa Barat masih memberi kontribusi tertinggi terhadap 44.721 kasus konfirmasi nasional, pada Minggu (18/7/2021).

“Meski kasus harian Aceh paling rendah, namun tidak boleh lengah, tetap mentaati Protokol Kesehatan (Protkes) Idul Adha,” kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani, yang akrab disapa SAG ini, Minggu malam (18/7/2021).

SAG mengatakan melaporkan, kasus Covid-19 di Aceh secara  akumulatif telah mencapai 20.944 orang per 18 Juli 2021.  Jumlah penderita  yang sedang dirawat sebanyak 3.874 orang. Para penyintas Covid-19, (penderita yang sembuh) sebanyak  16.148 orang. Sedangkan kasus meninggal dunia secara akumulatif sudah mencapai 922 orang.

"Data kasus Covid-19 di atas sudah termasuk kasus positif baru harian yang bertambah lagi sebanyak 63 orang, pasien yang sembuh 86 orang, dan penderita meninggal dunia bertambah lagi sebanyak delapan orang," ungkapnya.

Penderita baru sebanyak 63 orang, kata SAG, meliputi warga Aceh Besar 23 orang, Banda Aceh 21 orang, Aceh Barat lima orang, warga Aceh tengah dan Sabang masing-masing empat orang. Kemudian warga Pidie sebanyak dua orang, warga Aceh Tenggara, Aceh Tamiang, Aceh Utara, dan warga Lhokseumawe, masing-masing satu orang.

Sementara itu, pasien Covid-19 yang sembuh mencapai 86 orang, meliputi warga Aceh Tengah 42 orang, Banda Aceh 14 orang, Aceh Besar sembilan orang, Lhokseumawe delapan orang, Sabang tujuh orang, Aceh Barat Daya tiga orang, Bener Meriah dua orang, dan warga Pidie satu orang.

“Pasien Covid-19 yang meninggal dunia bertambah lagi delapan orang,” kata SAG.

Kasus meninggal yang mencapai delapan orang tersebut, SAG juga menjelaskan, warga Aceh Barat sebanyak lima orang, warga Aceh Besar, Banda Aceh, dan warga Aceh Jaya, masing-masing satu orang.

Lebih lanjut ,SAG memaparkan data akumulatif kasus probable, yakni sebanyak 871 orang, meliputi 744 orang selesai isolasi, 51 orang isolasi di rumah sakit, dan 76 orang meninggal dunia. Kasus probable yakni kasus yang gejala klinisnya menunjukkan indikasi kuat sebagai Covid-19, jelasnya.

"Sedangkan kasus suspek secara akumulatif tercatat sebanyak 9.569 orang. Suspek yang telah usai isolasi sebanyak 9.402 orang, sedang isolasi di rumah 143 orang, dan 24 orang sedang diisolasi di rumah sakit," tutupnya.[]

Komentar

Loading...