Baru Keluar Penjara, Mantan Napi Kembali Ditangkap Satreskrim Polresta Banda Aceh

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Banda Aceh menangkap karena melakukan pencurian sepeda motor. | FOTO: Istimewa.

BANDA ACEH - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Banda Aceh menangkap AN alias Poro (52) di salah satu toko accsesoris sticker di kawasan Gampong Punge, Banda Aceh, Sabtu malam (31/7/2021).

Poro ditangkap karena melakukan pencurian terhadap sepeda motor milik Indra Hariyanto (19) warga Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya di kawasan Pasar Lambheu, Darul Imarah, Aceh Besar, Minggu (18/7/2021).

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto, melalui Kasatreskrim AKP M Ryan Citra Yudha mengatakan, AN alias Poro ditangkap di salah satu toko accesoris sticker di kawasan Punge, Banda Aceh.

"Saat dilakukan penangkapan, Poro sedang berada di toko accsoris sticker. Unit Ranmor Satreskrim bersama Unit Reskrim Polsek Darul Imarah telah mengincar keberadaan pelaku pasca melakukan pencarian beberapa hari lalu," kata AKP Ryan dalam keterangannya, Senin (2/8/2021).

Waktu dilakukan penangkapan, di saku celana tersangka ditemukan alat bantu pencurian berupa kunci leter T untuk merusak kunci kontak sepeda motor korban saat itu. Pada saat menangkap tersangka, polisi juga mengamankan sepeda motor Honda Beat BL 5826 VT milik korban Indra Hariyanto yang hilang di Pasar Lambheu, Aceh Besar.

"Kami juga melakukan pengembangan lagi setelah melakukan penangkapan terhadap tersanhka AN alias Poro dan dia (AN) mengatakan pernah melakukan pencurian terhadap sepeda motor Honda Beat BL 6503 LBC milik Ita Sri Wahyuni (44) warga Lombok, d ikawasan Pasar Lambheu, Aceh Besar, yang telah dijual kepada seorang ibu rumah tangga di kawasan Peunayong Banda Aceh seharga Rp. 1,5 juta," sebut AKP Ryan.

Tim juga kembali melakukan pengembangan lanjutan dan tersangka AN alias Poro mengakui telah melakukan pencurian sepeda motor Honda Beat BL 6521 AN milik Junaidi (41) warga Peunayong, Banda Aceh, pada tahun 2020 di depan toko Pancing Permata Laut, Banda Aceh.

"Selain itu, tersangka juga mengakui pernah melakukan pencurian sepeda motor jenis Honda Supra X 125, namun ini masih kami lakukan penyelidikan di mana lokasi pencurian dan siapa korban serta di mana keberadaan sepeda motor itu saat ini," ujarnya.

AKP Ryan menambahkan, polisi juga turut mengamankan satu unit sepeda motor jenis Honda Beat di rumah tersangka AN alias Poro di kawasan Bakoy, Ingin Jaya, Aceh Besar.

Untuk diketahui, AN alias Poro baru saja keluar dari Lembaga Permasyarakatan (LP) Meulaboh dalam tindak pidana pencurian enam unit mobil di Banda Aceh pada tahun 2017 silam.

"Tersangka AN alias Poro baru saja keluar dari LP Meulaboh beberapa bulan lalu dalam tindak pidana pencurian enam unit mobil di Banda Aceh pada tahun 2017 silam. Namun dia kembali melakukan perbuatan yang sama setelah mendekam dalam LP dengan putusan empat tahun hukuman penjara," tutur AKP Ryan yang didampingi Bripka Salihin.

Untuk saat ini, Unit Ranmor Satreskrim Polresta Banda Aceh telah mengamankan barang bukti berupa Honda Beat warna hitam, Honda Beat warna pink, Honda Beat warna merah putih dan satu buah kunci letter T sebagai alat bantu.

AKP Ryan mengimbau kepada para pengguna kendaraan bermotor agar lebih waspada dan berhati-hati saat memarkirkan kendaraan.

"Pasang kunci ganda dan parkirkan di tempat yang aman agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan," pungkasnya.

Saat ini tersangka AN alias Poro mendekam di sel tahanan Polresta Banda Aceh untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.[]

Komentar

Loading...