Diduga Hirup Gas Beracun, 11 Warga Aceh Timur Dirawat dan Ratusan Mengungsi

Warga Aceh Timur dirawat karena diduga menghirup gas beracun, Senin (28/6/2021). [Foto: Acehonline.co/Zulkifli]

IDI - Sebanyak 11 orang warga Aceh Desa Panton Rayeuk T, Kecamatan Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur, Senin (28/6/2021), dirawat di UPT Puskesmas Banda Alam dan di RSUD-ZM Aceh Timur karena diduga keracunan sumur gas milik PT Medco EP Malaka. Selain itu, ratusan warga lainnya dilaporkan menungungsi ke kantor camat setempat.

Belum diketahui sumber keracunan, namun jarak antar permukiman warga dengan sumur-sumur gas milik PT Medco EP Malaka sekitar 2500 meter.

Pantauan di lapangan, Pemkab Aceh Timur sudah mendirikan tenda darurat dan dapur umum untuk pengungsi. Beberapa perwakilan Pemerintah Aceh bersama anggota DPRA juga sudah tiba di lokasi.

"Masyarakat yang merasa terancam kesehatannya dengan gas memilih untuk mengungsi. Jumlahnya ratusan orang dan semuanya mengungsi ke kantor camat," kata M Mudir, warga setempat.

Kepala Dinas Kesehatan Aceh Timur, Sahminan, melalui Kepala Puskesmas Banda Alam, Rasyidi, membenarkan adanya sejumlah warga yang di rawat di sana, bahkan tiga di antaranya sudah dilarikan ke RSUD Dr Zubir Mahmud.

"Ada warga yang diduga keracunan yang saat ini kami rawat, namun ada juga yang di rujuk ke rumah sakit," katanya.

Sementara pihak PT Medco EP Malaka, terkait dugaan keracunan sejumlah warga itu belum ada informasi resmi. Namun diguga, seluruh warga yang keracunan berasal dari desa yang bertetangga dengan Sumur AS-11 di Blok A dan dikelola oleh Medco. []

Komentar

Loading...