Dinsos Aceh Pulangkan 12 TKI yang Dideportasi dari Malaysia

Pemulangan warga Aceh yang dideportasi dari Malaysia. [Foto: Dok. Dinsos Aceh]

BANDA ACEH - Sebanyak tiga warga Aceh yang dideportasi oleh Pemerintah Malaysia tiba di Aceh pada Kamis siang (1/7/2021), melalui Bandara SIM Blang Bintang, Aceh Besar. Tiga warga Aceh yang dideportasi itu tergabung dalam gelombang pertama Bersama TKI bermasalah (TKI non prosedural) asal Medan Sumatera Utara.

Sementara gelombang ke-II sebanyak sembilan orang tiba pada Jumat (2/7/2021), melalui Bandara SIM Blang Bintang Aceh Besar dan Bandara KNO Medan.

“Alhamdulilah, saudara kita ini sudah tiba di Aceh, mereka dideportasi tahap pertama sebanyak tiga orang melalui bandara SIM, kemudian gelombang kedua sebanyak sembilan orang yang tiba. Hal itu sesuai surat yang kami terima dari Unit Pelaksana Teknis Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Wilayah Serang-Banten, satu lagi melalui Medan, karena lebih dekat dengan Aceh Tenggara,” kata Kepala Dinas Sosial Aceh yang diwakili Kepala Bidang Linjamsos, Syukri.

Syukri merincikan, ke-12 warga Aceh yang terkena deportasi tersebut adalah delapan laki-laki dan tiga perempuan.

"Untuk gelombang kedua hari ini sebanyak enam orang pulang melalui Bandara SIM, tiga orang pulang melalui Medan. Untuk pemulangan gelombang pertama, semuanya pulang melalui Bandara SIM,” rincinya.

Lebih lanjut Syukri menuturkan, kesemua WNI asal Aceh yang dipulangkan ke Aceh melalui bandara SIM sudah diantar dan akan diserah terimakan kepada pihak keluarga masing-masing. “diatar oleh tim dari Dinas Sosial Aceh sampai ke rumah masing-masing, kecuali yang dijemput oleh keluarga ke kantor Dinsos Aceh,” lanjutnya.

“Kesemua mereka juga perlu kami sampaikan ke publik bahwa telah dilakukan Swab dan melakukan karantina di Jakarta,usai dikarantina baru diizinkan terbang ke Aceh,kemarin dan hari ini,” sebut Syukri.

Disamping itu, Syukri menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihak yang ikut terlibat dalam proses pemulangan sebanyak 12 warga Aceh yang terkena deportasi dari pemerintah Malaysia hingga tiba kembali di Aceh.

Salah satu warga Aceh yang dideportasi bernama Rezman mengucapkan terimakasih kepada pemerintah Indonesia, Gubernur Aceh Nova Iriansyah, serta Dinas Sosial Aceh yang telah memfasilitasi pemulangan dirinya bersama rekan lainnya.

“Saya Bersama teman-teman sangat berterimakasih kepada Gubernur Aceh yang telah membantu kami, memfasilitasi pemulangan kami sampai kerumah kami masing-masing,” ucapnya. []

Komentar

Loading...