Gelapkan Uang Pengurusan Proyek, Warga Abdya Diciduk Polisi di Banda Aceh

Warga Abdya dibekuk Polisi di Banda Aceh karena menggelapkan uang kepengurusan proyek. [Foto: Dok. Polresta Banda Aceh]

BANDA ACEH - Unit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polresta Banda Aceh menangkap MN (52) warga Aceh Barat Daya di rumah kos kawasan Lamlugob, Banda Aceh.

MN melakukan penipuan dan penggelapan terhadap Saiful Bahri yang berjanji dapat mengurus untuk memenangkan proyek pekerjaan pembangunan taman sekolah SMU di Kecamatan Kluet Selatan, Aceh Selatan.

“MN ditangkap oleh personel Unit Pidum) di sebuah rumah kos di Banda aceh kemarin sore. Dia dilaporkan oleh korban karena pernah menjanjikan untuk memenangkan pengurusan proyek pembangunan taman sekolah SMU di Aceh Selatan, namun hal tersebut tidak dilakukan akan tetapi uang korban sebesar Rp 20 juta telah diterimanya,” sebut Kapolresta Banda Aceh melalui Kasatreskrim AKP M Ryan Citra Yudha, Jumat (17/9/2021).

Uang yang diterima pelaku, Kasatreskrim menjelaskan, tidak digunakan untuk kepengurusan proyek, melainkan digunakannya untuk keperluan pribadi pelaku.

AKP Ryan juga menjelaskan, korban dan pelaku sudah saling kenal. Saat adanya proyek pembangunan taman di SMU Kluet Selatan, pelaku MN menjanjikan kepada korban dapat memenangkan tender proyek tersebut dengan memberikan imbalan senilai Rp 20 juta.

"Akan tetapi proyek tersebut ternyata tidak diperoleh oleh korban sebagai pemenangnya," ungkap Kasatreskrim.

Saat memberikan uang tersebut, lanjut Kasat, keduanya turut menandangani kwitansi sebagai bukti pengurusan.

"Ini telah kami sita sebagai barang bukti perkara penipuan dan penggelapan sesuai dengan laporan polisi polisi LPB / 453 / X / YAN.25 / 2019/ SPKT tanggal 18 Oktober 2019," jelas Kasatreskrim lagi.

Untuk pelaku MN, lanjut AKP Ryan, saat ini mendekam di sel tahanan Polresta banda Aceh.

"Pelaku dijerat dengan pasal 378 jo 372 KUHP," pungkas AKP Ryan. []

Komentar

Loading...