Kasus Baru Covid-19 di Aceh Bertambah 22 Kasus

Petugas medis RSUDZA Banda Aceh yang berada di ruang isolasi Respiratory Intensive Care Unit (RICU) untuk pasien Covid-19 mengenakan pakaian khusus atau alat pelindung diri, Kamis (19/3/2020). [Foto: Acehonline.co/Reza Gunawan]

BANDA ACEH - Kasus baru Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) bertambah 22 kasus di Aceh. Pasien terinfeksi virus corona yang dilaporkan sembuh bertambah lagi sebanyak 68 orang. Sementara itu, dua kasus meninggal dunia terjadi masing-masing pada tanggal 25 dan 26 September 2021, bukan kasus yang terjadi dalam 24 jam terakhir.

“Kasus baru lebih banyak daripada yang dilaporkan kemarin, sembilan orang,” tutur Juru Bicara Penanganan Covid-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani kepada awak media massa di Banda Aceh, Selasa (12/10/2021).

Dia menjelaskan, 22 orang yang baru terkonfirmasi tertular virus corona tersebut, meliputi warga Subulusasalam enam orang, Aceh Besar lima orang, warga Langsa, Aceh Barat, dan Aceh Barat Daya masing-masing dua orang.

Kemudian masing-masing satu orang warga Gayo Lues, Lhokseumawe, Aceh Tengah, Bener Meriah, Pidie, Banda Aceh, Aceh Jaya, Aceh Singkil, dan warga Simeulue. Sedangkan empat kasus yang tercatat sebagai warga luar daerah direposisi sesuai status kependudukannya.

Sementara itu, lanjut juru bicara yang jamak disapa SAG itu, 68 orang yang sudah dinyatakan bebas virus corona, meliputi warga Subulusalam sebanyak 24 orang, Pidie 18 orang, dan warga Banda Aceh sebanyak 12 orang.

Kemudian warga Bener Meriah sebanyak tujuh orang, warga Aceh Besar dan Sabang, sama-sama dua orang. Kemudian warga Gayo Lues, Pidie Jaya, Aceh Jaya, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, dan warga Aceh Singkil, masing-masing satu orang. Dua kasus luar daerah juga direposisi kasus sesuai status kependudukannya.

“Semoga mereka yang baru terinfeksi virus corona dapat membujuk kontak eratnya untuk melakukan pemeriksaan kesehatan untuk memperkecil risiko bagi dirinya dan orang-orang disekitarnya,” imbau SAG.

Kasus kumulatif Covid-19 Aceh

Selanjutnya dia melaporkan kasus kumulatif Covid-19 di Aceh sudah mencapai 38.098 orang, hingga 12 Oktober 2021. Pasien Covid-19 yang sedang dirawat tinggal 597 orang. Para penyintas Covid-19, (yang sudah sembuh) 35.484 orang. Sedangkan kasus meninggal dunia secara kumulatif sudah sebanyak 2.017 orang.

"Data kasus kumulatif tersebut sudah termasuk kasus positif baru harian yang bertambah  hari ini sebanyak 22 orang. Pasien yang sembuh bertambah 68 orang, dan data penderita Covid-19 yang dilaporkan meninggal dunia bertambah dua orang," rincinya.

Lebih lanjut dia memaparkan data kumulatif kasus probable, yakni sebanyak 892 orang, meliputi 809 orang selesai isolasi, tidak ada lagi yang isolasi di rumah sakit, dan 83 orang meninggal dunia. Kasus probable yakni pasien yang secara klinisnya menunjukkan indikasi kuat sebagai Covid-19 dan dalam proses pemeriksaan swab-nya.

"Sedangkan kasus suspek secara kumulatif tercatat sebanyak 9.956 orang. Suspek yang telah usai isolasi sebanyak 9.951 orang, sedang isolasi di rumah dua orang, dan tiga orang sedang diisolasi rumah sakit rujukan Covid-19 di Aceh," tutupnya.[]

Komentar

Loading...