Kasus Covid-19 di Aceh Bertambah 204 Orang, Vaksinasi Terus Berlanjut

Pelaksanaan vaksinasi covid-19 Pegawai Pemerintah Aceh yang diselenggarakan Oleh Dinkes Aceh dan turut dibantu Petugas dari Kodam IM dan Polda Aceh, di Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh, Kamis (3/6/2021). [Foto: Istimewa]

BANDA ACEH - Kasus baru konfirmasi positif Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) bertambah lagi sebanyak 204 orang. Pasien infeksi virus corona yang dinyatakan sembuh sebanyak 67 orang, dan enam orang dilaporkan meninggal dunia. Sementara itu, vaksinasi Covid-19 terus berlanjut di pelbagai kabupaten/kota di Aceh.

“Vaksin Sinovac yang stock-nya sempat menipis di kabupaten/kota sudah teratasi,” kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani kepada awak media di Banda Aceh, Minggu (1/8/2021).

Sebagaimana diberitakan, vaksin Sinovac yang digunakan untuk vaksinasi Covid-19 di Aceh sempat menipis stock-nya, namun segera diatasi dengan suplay vaksin tambahan dari Kementerian Kesehatan sebanyak 38.300 dosisi (Jumat, 30/7/2021) dan langsung didistribusikan ke kabupaten/kota di seluruh Aceh.

Juru Bicara yang akrab disapa SAG itu mengatakan, vaksinasi di Aceh terus berlanjut di semua kabupaten/kota. Cakupan vaksinasi Covid-19 di Aceh per 31 Juli 2021 sudah mencapai 678.883 orang untuk dosis I, atau sekitar 16,85 dari total sasaran vaksinasi sebnyak 4.028.883 orang. Penduduk Aceh yang sudah vaksinasi dosis II sebanyak 272.090 orang atau 6,75 persen.

Progres vaksinasi menurut kelompok sasaran bervariasi, katanya. Tenaga kesehatan (Nakes) yang telah vaksinasi dosis I sebanyak 52.940 orang di seluruh Aceh, atau sekitar 93,7 persen dari target 56.470 orang. Nakes yang sudah vaksinasi dosis kedua sebanyak 46.544 orang, atau 82,4 persen.

Kemudian, kelompok usia lanjut (Lansia) yang telah melakukan vaksinasi dosis I sebanyak 18.662 orang, atau sekitar 5,5 persen dari target sebanyak 339.125 orang. Lansia yang telah menuntaskan dengan vaksinasi dosis II sebanyak 5.778 orang atau sekitar 1,7 persen.

Selanjutnya petugas pelayan publik yang telah vaksinasi dosis I sebanyak 407.169 orang, atau sekitar 85,1 persen dari target 478.489 orang. Petugas publik yang sudah tuntas melakukan vaksinasi dosis II sebanyak 138.787 orang, atau sekitar 29,0 persen.

Lebih lanjut vaksinasi bagi kelompok masyarakat rentan dan masyarakat umum. Target vaksinasi kelompok ini berjumlah 2.577.792 orang. Sebanyak 199.270 orang telah melakukan vaksinasi dosis I, atau 7,7 persen. Sedangkan 80.968 orang, sekitar 3,1 persen, telah mendapatkan dosis II sesuai waktu yang ditetapkan.

"Sedangkan kelompok remaja yang telah mendapatkan vaksinasi dosis I sebanyak 842 orang, atau sekitar 0,1 persen dari sasaran sebanyak 577.015 orang. Sementara yang telah melakukan vaksinasi dosis II sebanyak tiga orang. Vaksinasi bagi kelompok remaja, termasuk umur 12 – 17 tahun itu, baru dimulai pada 1 Juli 2021," jelas SAG.

“Kita terus menghimbau agar vaksinasi dilakukan pada kesempatan pertama, dan jangan ditunda-tunda, agar Aceh bisa lebih cepat mencapai kekebalan kelompok,” tuturnya.

Kasus Akumulatif Covid-19 Aceh

Selanjutnya dia melaporkan kasus akumulatif kasus Covid-19 Aceh yang telah mencapai 23.244 orang, per 1 Agustus 2021. Jumlah penderita  yang sedang dirawat sebanyak 5.329 orang. Para penyintas Covid-19, (penderita yang sembuh) sebanyak  16.922 orang. Sedangkan kasus meninggal dunia secara akumulatif sudah mencapai 993 orang.

Data kasus Covid-19 di atas sudah termasuk kasus positif baru harian yang bertambah lagi sebanyak 204 orang, pasien yang sembuh 67 orang, dan penderita meninggal dunia bertambah enam orang di Aceh.

Penderita baru Covid-19 di Aceh meliputi warga Banda Aceh 38 orang, Aceh Besar 34 orang, Aceh Tengah 26 orang, Aceh Tamiang 25 orang, Pidie 18 orang, dan warga Subulussalam 14 orang. Kemudian warga Aceh Timur delapan orang, warga Simeulue dan warga Aceh Selatan sama-sama enam orang.

Selanjutnya warga Bireuen sebanyak empat orang, warga Langsa, Lhokseumawe, Bener Meriah, Pidie Jaya, Aceh Barat, dan warga Aceh Singkil, masing-masing tiga orang. Kemudian warga Aceh Tenggaran dan warga Aceh Jaya, sama-sama dua orang. Sedangkan warga Sabang, Nagan Raya, dan Aceh Barat Daya, masing-masing satu orang.

Sementara itu, penderita Covid-19 yang dinyatakan sembuh bertambah 67 orang, meliputi warga Aceh Besar mencapai 61 orang, Aceh Tamiang tiga orang, Bireuen dua orang, dan satu orang lagi warga Aceh Tengah.

“Pasien Covid-19 yang meninggal dunia bertambah lagi enam orang,” katanya.

Kasus-kasus meninggal dunia tersebut meliputi warga Aceh Besar sebanyak empat orang, dan dua lagi warga Aceh Utara, rinci SAG.

Lebih lanjut dia memaparkan data akumulatif kasus probable, yakni sebanyak 872 orang, meliputi 745 orang selesai isolasi, 51 orang isolasi di rumah sakit, dan 76 orang meninggal dunia. Kasus probable yakni kasus yang gejala klinisnya menunjukkan indikasi kuat sebagai Covid-19, jelasnya.

"Sedangkan kasus suspek secara akumulatif tercatat sebanyak 9.602 orang. Suspek yang telah usai isolasi sebanyak 9.427 orang, sedang isolasi di rumah 148 orang, dan 27 orang sedang diisolasi di rumah sakit," tutupnya.[]

Komentar

Loading...