Kasus Covid-19 di Aceh Bertambah 63 Orang, Enam Meninggal Dunia

Petugas RSUDZA Banda Aceh saat membawa Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 yang dirujuk dari daerah ke ruang isolasi RICU untuk dilakukan pemeriksaan secara khusus oleh tim medis. Foto direkam pada Kamis (19/3/2020), saat sidak anggota DPRA ke RS Zainoel Abidin. [Acehonline.co/Reza Gunawan]

BANDA ACEH - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Aceh Saifullah Abdulgani melaporkan, kasus Covid-19 di Aceh secara  akumulatif telah mencapai 20.812 orang, per 16 Juli 2021. Jumlah penderita yang sedang dirawat sebanyak 3.888 orang. Para penyintas Covid-19 (penderita yang sembuh) sebanyak 16.023 orang. Sedangkan kasus meninggal dunia secara akumulatif sudah mencapai 901 orang.

"Data kasus Covid-19 di atas sudah termasuk kasus positif baru harian yang bertambah lagi sebanyak 63 orang, pasien yang sembuh 50 orang, dan penderita meninggal dunia bertambah lagi sebanyak enam orang," kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani atau SAG, Jumat (16/7/2021).

SAG menyebutkan, penderita baru sebanyak 63 orang, meliputi warga Banda Aceh 17 orang, Aceh Besar 16 orang, dan warga Aceh Tamiang enam orang. Kemudian warga Aceh Tengah, Pidie Jaya, dan Pidie sama-sama lima orang. Selanjutnya, warga Aceh Utara empat orang, warga Bireuen dan Aceh Barat Daya, masing-masing dua orang. Sedangkan satu orang lagi warga Kota Lhokseumawe.

Sementara itu, pasien Covid-19 yang sembuh mencapai 50 orang, meliputi warga Banda Aceh 22 orang, Aceh Besar 12 orang, Aceh Tengah enam orang, dan Sabang lima orang. Kemudian warga Bireuen dan Pidie sama-sama dua orang. Sedangkan satu lagi warga Lhokseumawe.

“Pasien terkonfirmasi Covid-19 yang meninggal dunia bertambah enam orang lagi,” katanya.

Kasus meninggal yang mencapai enam orang tersebut, masing-masing satu orang warga Gayo Lues, Langsa, Lhokseumawe, Aceh Besar, Banda Aceh, dan warga Aceh Singkil, rincinya.

Lebih lanjut SAG memaparkan data akumulatif kasus probable, yakni sebanyak 871 orang, meliputi 744 orang selesai isolasi, 51 orang isolasi di rumah sakit, dan 76 orang meninggal dunia. Kasus probable yakni kasus yang gejala klinisnya menunjukkan indikasi kuat sebagai Covid-19.

"Sedangkan kasus suspek secara akumulatif tercatat sebanyak 9.567 orang. Suspek yang telah usai isolasi sebanyak 9.401 orang, isolasi di rumah 143 orang, dan 23 orang sedang diisolasi di rumah sakit," pungkasnya.[]

Komentar

Loading...