Musim Dingin Selimuti Palestina dan Suriah, ACT Ajak Masyarakat Aceh Kirim 1.000 Paket Pangan

Wanita Palestina membersihkan perabot rumah tangga di dekat rumahnya yang hancur di selatan Jalur Gaza, Senin (13/1/2020). (Foto: Reuters)

BANDA ACEH - Musim dingin menyelimuti bumi Palestina dan Suriah di tengah konflik kemanusiaan menahun. Suhu di Palestina bisa mencapai 17 derajat celcius dan suhu di Suriah dapat menyentuh angka 5 derajat celcius.

“Jutaan saudara-saudara Suriah kita hidup dalam keprihatinan di kamp-kamp pengungsian. Sementara saudara-saudara Palestina kita masih menjalani kehidupan di bawah penjajahan dan pengepungan zionis Israel di atas tanah mereka sendiri,” kata Kepala Cabang Aksi Cepat Tanggap (ACT) Aceh Lisdayanti dalam keterangan tertulisnya yang diterima acehonline.co, Selasa (24/11/2020), di Banda Aceh.

Dia mengajak masyarakat Aceh menyediakan bantuan 1.000 paket pangan musim dingin bagi saudara-saudara kita di Palestina dan Suriah. Isi paket pangan berupa beras, sphagetti, daging kornet, minyak goreng, garam, gula, kacang-kacangan, saos, bahan, bahan dasar roti, selai, keju, dan teh. Harga paket pangan senilai Rp 560 ribu.

“Insya Allah, bantuan pangan ini dapat menjadi energi tubuh saudara-saudara kita dalam melawan cuaca dan udara dingin yang mengancam nyawa,” ujarnya.

Lisdayanti juga mengatakan, saudara-saudara di Palestina merasakan betul bagaimana penjajahan dan pengepungan zionis membuat perekonomian negeri mereka goyah. Kemiskinan meningkat dan membuat banyak keluarga kesulitan memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

“Padahal, makanan menjadi salah satu kebutuhan yang mesti dipenuhi untuk melawan rasa dingin,” terangnya.

Dia menambahkan, pengepungan dan blokade zionis memaksa saudara Palestina kita hidup dalam kemiskinan. Mereka kesulitan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, apalagi logistik musim dingin di tengah pandemi ini. Pun jika mereka bisa memiliki penghangat ruangan, listrik untuk menyalakannya tidak ada, karena dibatasi oleh zionis ketersediaannya.

Anak-anak Suriah sedang menghangatkan diri di kamp pengungsian. [Foto: Istimewa]
Lisdayanti menjelaskan, kondisi Suriah juga tidak kalah memprihatinkan. Mereka masih diuji dengan konflik dan krisis kemanusiaan, membuat jutaan saudara kita hidup dalam keterbatasan. Jauh dari rumah yang memberikan kehangatan, banyak saudara kita tinggal di tenda-tenda pengungsian ala kadarnya. Di tenda-tenda pengungsian, saudara-saudara Suriah kita berjuang melawan dinginnya udara dan cuaca dengan perut lapar.

“Selama ini mereka mengandalkan bantuan kemanusiaan untuk memenuhi kebutuhan pangan di kamp pengungsian,” terangnya.

Saudara-saudara di Suriah terkatung-katung nasibnya di kamp-kamp pengungsian. Mereka bertahan melanjutkan kehidupan dengan segala keterbatasan, mengandalkan bantuan kemanusiaan. Dingin udara mengancam mereka yang tinggal di dalam tenda-tenda yang jauh dari kata layak untuk melindungi diri.

“Tegakah kita membiarkan mereka menghadapi musim dingin ini sendirian,” tuturnya.

Dalam hadis yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim disbutkan, perumpamaan orang-orang yang beriman di dalam saling mencintai, saling menyayangi dan mengasihi adalah seperti satu tubuh, bila ada salah satu anggota tubuh mengaduh kesakitan, maka anggota-anggota tubuh yang lain ikut merasakannya, yaitu dengan tidak bisa tidur dan merasa demam.

“Jangan biarkan saudara-saudara kita di Palestina dan Suriah berjuang sendiri menghadapi ganasnya musim dingin yang mengancam,” tutupnya.

Kondisi kamp pengungsi Suriah. [Foto: Istimewa]
Hal senada disampaikan Plt Majelis Adat Aceh (MAA) Prof Farid Wajdi Ibrahim. Dia menyerukan agar kaum muslimin dan muslimat memberikan dukungan moral dan doa kepada rakyat Palestina dan Suriah.

“Mari menjadi dermawan, membagi rasa, kepada saudara-saudara kita dari zaman ke zaman ditimpa musibah di Palestina dan Suriah, yang paling para menghadapi musim dingin, dengan mengirimkan bantuan paket pangan kepada mereka” ujarnya.

Bagi masyarakat Aceh yang dingin menyalurkan bantuan dapat mengirimkannya melalui rekening Bank Aceh Syariah 01001930009205, BNI Syariah 6600011008, dan Mandiri Syariah 7089786023 atas nama Aksi Cepat Tanggap. Konfirmasi donasi melalui WhatsApp 082283269008, Telepon 0651-7315352, atau melalui instagram @act_aceh. []

Komentar

Loading...