Sodomi Anak di Bawah Umur, Warga Peukan Bada Aceh Besar Dibekuk Polisi

Bang Him, warga Peukan Bada Aceh Besar dibekuk Polisi karena diduga menyodomi anak di bawah umur. [Foto: Dok. Polresta Banda Aceh]

BANDA ACEH - HA Alias Bang Him (48) warga salah satu gampong di Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar, ditangkap polisi karena diduga mensodomi terhadap anak di bawah umur dalam sebuah rumah kosong sebanyak tiga kali.

Dia ditangkap atas dasar Laporan Polisi yang dilaporkan oleh orang tua korban AR (13) dengan nomor : LP.B/217/VI/20121/SPKT/Polresta Banda Aceh/Polda Aceh tanggal 23 Mei 2021.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, melalui Kasatreskrim AKP M Ryan Citra Yudha, dalam keterangannya Sabtu (10/7/2021), mengatakan kasus itu terjadi pada Mei 2021 di sebuah rumah kosong di salah satu gampong dalam Kecamatan Peukan Bada Aceh Besar.

"Pelaku melakukan perbuatan pelecehan seksual terhadap korban pertama kalinya pada Mei 2021 disebuah rumah kosong. Kemudian, berselang dua hari bang Him melakukan perbuatan yang sama di samping kandang sapi dan ini terjadi pada bulan Suci Ramadhan,” sebut AKP Ryan.

Tak berhenti di situ, lanjut Kasatreskrim, Bang Him melakukan perbuatan yang ketiga kalinya terhadap korban di rumah kosong dengan TKP yang sama.

"Momen ini dimanfaatkan pelaku di bawah ancaman apabila korban melaporkan kepada orang tuanya," tutur AKP Ryan lagi.

Kasatreskrim juga menjelaskan, orang tua korban yang melihat perilaku korban tidak seperti biasanya, mencari tahu apa yang terjadi terhadap anaknya.

"Dan korban pun mengatakan dia diperlakukan tidak senonoh oleh pelaku sebanyak tiga kali dibawah ancaman," jelas mantan Kasatreskrim Polres Aceh Tamiang ini.

Terkait dengan Laporan dari orang tua korban, Unit PPA Polresta Banda Aceh melakukan pemeriksaan terhadap saksi, melakukan visum et revertum di RS Bhayangkara Polda Aceh serta melakukan penangkapan terhadap pelaku.

“Alhamdulillah, Kanit PPA Ipda Puti Rahmadiani bersama personel PPA berhasil menangkap Bang Him di tempat dia bekerja di sebuah toko bangunan dalam Kawasan Kecamatan peukan Bada, Aceh Besar, Kamis siang (8/7/2021),” kata Kasatreskrim.

Selain tersangka, petugas juga menyita pakaian korban sebagai barang bukti serta surat visum yang dikeluarkan oleh dokter ahli.

"Saat ini pelaku mendekam disel Polresta Banda Aceh untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Pelaku dijerat dengan Pasal 50 Jo 47 Qanun Aceh Nomor 6 tahun 2014 tentang hukum jinayat," tutup Kasatreskrim AKP Ryan. []

Komentar

Loading...