Terkait PPKM Mikro, Ini Aturan untuk Pelaku Usaha di Banda Aceh

Tugu Simpang Lima Banda Aceh. [Foto: AcehOnline/Reza Gunawan]

BANDA ACEH - Kapolda Aceh Irjen Pol Wahyu Widada melalui Kabid Humas Kombes Pol Winardy, mengatakan dengan masuknya Kota Banda Aceh dalam kategori PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Mikro level 4, maka ada sejumlah aturan yang diberlakukan untuk pelaku usaha.

Hal itu sesuai Inmendagri Nomor 17 Tahun 2021, yang menetapkan Kota Banda Aceh, sebagai salah satu daerah yang masuk dalam kategori PPKM Mikro level 4 (diperketat).

"Aturan yang diberlakukan untuk pelaku usaha berdasatkan Inmendagri Nomor 17 Tahun 2021 meliputi untuk pelaksanaan kegiatan makan/minum di tempat umum (warung makan, rumah makan, kafe, pedagang kaki lima, lapak jajanan) baik yang berada pada lokasi tersendiri maupun yang berlokasi pada pusat perbelanjaan/mall, yaitu untuk makan/minum di tempat sebesar 25 persen dari kapasitas. Kemudian jam operasional dibatasi sampai dengan pukul 17.00 waktu setempat," kata Kabid Humas dalam keterangannya, Kamis (8/7/2021).

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy. [Foto: Dok. Polda Aceh]
Selanjutnya, Winardy menjelaskan, untuk layanan makanan melalui pesan-antar/dibawa pulang tetap diizinkan sampai dengan Pukul 20.00 waktu. Sedangkan untuk restoran yang hanya melayani pesan antar/dibawa pulang dapat beroperasi 24 jam.

"Semua kegiatan di atas tetap menerapkan prokes secara lebih ketat," ucap Kabid Humas.

Sementara itu, lanjutnya, untuk pelaksanaan kegiatan pada pusat perbelanjaan/mall/pusat perdagangan, pembatasan jam operasional sampai dengan pukul 17.00 WIB, dengan pembatasan kapasitas pengunjung sebesar 25 persen, serta penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat.

"Mulai hari ini, akan digelar patroli untuk diminta tutup jam 17.00 Wib dan mulai hari Senin depan bagi yang melanggar akan diberi sanksi," pungkkas Kabid Humas. []

Komentar

Loading...