Seleksi CPNS Dibuka 30 Juni untuk 688.623 Formasi

Ilustrasi seleksi CPNS. [Foto: Antara]

JAKARTA - Pemerintah membuka 688.623 formasi untuk penerimaan calon pegawai negeri sipil atau CPNS 2021. Data itu dihimpun per 28 Juni 2021 pukul 14.14 WIB.

Jumlah formasi ini berbeda dengan rencana semula yang sebelumnya ditetapkan 701.590. Musababnya, ada 23 instansi mengundurkan diri.

Meski terjadi penurunan, Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian BKN Suharmen mengatakan jumlah tersebut merupakan yang terbesar sepanjang sejarah.

“Penerimaan ini terbesar sepanjang sejarah seleksi CPNS. Besaran formasi selama ini lebih-kurang hanya 200 ribu,” ujar Suharmen dalam konferensi pers yang dilaksanakan secara virtual, Selasa (29/6/2021).

Pada 2020 misalnya, Suharmen mengatakan jumlah formasi CPNS tak mencapai 200 ribu, yakni 153.315. Dari angka itu pun, formasi yang terisi hanya 138 ribu.

Adapun berdasarkan rencana sebelumnya, 76.648 formasi dibuka untuk 56 kementerian dan lembaga, termasuk RRI dan TVRI. Dari 56 instansi tersebut, terdapat penggabungan lembaga-lembaga riset, seperti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan Badan Pengkajian Penerapan Teknologi (BPPT), ke Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Selanjutnya 626.942 formasi dibuka untuk 524 instansi daerah. Dari angka itu, 525.667 formasi dialokasikan untuk penerimaan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

Pemerintah akan mulai membuka pendaftaran seleksi calon pegawai negeri sipil atau CPNS pada 30 Juni hingga 21 Juli 2021. Pendaftaran dibuka serempak untuk tiga jalur, yakni CPNS, PPPK non-guru, dan PPPK guru.

Suharmen menjelaskan, pendaftaran dilakukan melalui portal sistem seleksi calon aparatur negara atau sscasn.bkn.go.id. Dalam sistem tersebut ada tiga menu utama, yakni pendaftaran CPNS, PPPK non-guru, dan PPPK guru. Syarat dan ketentuan pendaftaran CPNS tercantum dalam situs SSCASN.

Setelah pendaftaran seleksi CPNS ditutup, instansi akan melakukan verifikasi seleksi administrasi yang hasilnya akan diumumkan pada 28-29 Juli 2021. Pemerintah membuka kesempatan bagi pendaftar yang tidak lolos untuk mengajukan sanggahan.

Masa sanggah ditetapkan selama tiga hari pada 30 Juli sampai 1 Agustus 2021. Selanjutnya, pemerintah mengumumkan peserta yang lolos seleksi administrasi CPNS pada tujuh hari setelah batas waktu pengajuan sanggah. []

Komentar

Loading...