Wakil Rektor Lantik Pengurus MPM USK Periode 2021

Wakil Rektor III USK Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr Alfiansyah Yulianur, melantik pengurus Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM) USK, di gedung AAC Dayan Dawood, Banda Aceh, Kamis (30/9/2021). [FOTO: Istimewa]

BANDA ACEH – Wakil Rektor III Universitas Syiah Kuala (USK), Dr Alfiansyah Yulianur, melakukan serah terima jabatan dan melantik sejumlah pengurus baru Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM) USK periode 2021.

Serah terima jabatan dari T Muhammad Shandoya sebagai ketua lama kepada M Sofyan Sauri sebagai ketua baru dilaksanakan di Gedung AAC Dayan Dawood, Kamis (30/9/2021).

Ketua MPM periode 2021, M Sofyan Sauri dalam sambutannya mengatakan, MPM merupakan salah satu lembaga kemahasiswaan tinggi di kampus. Ia berterimakasih kepada biro rektorat, yang telah menfasilitasi pelantikan tersebut. Kepada rekan-rekan mahasiswa yang telah mempercayainya, ia juga menyampaikan terimakasih.

"Saya berharap dengan pengurus baru, meskipun kita punya waktu singkat, tapi harus optimal bekerja dengan berbagai agenda yang ada," kata M Sofyan Sauri.

Menurutnya, MPM berperan penting untuk menyuarakan aspirasi mahasiswa. Oleh sebab itu, kepada semua pengurus MPM yang baru ini, harus benar-benar bekerja secara optimal. Sebab jabatan ini adalah bentuk kepercayaan mahasiswa kepada siapapun yang menduduki jabatan ini. Ketua MPM USK 2021 berkomitmen melahirkan sebuah capaian yang monumental.

"Saya berharap, berkat dukungan teman-teman dan semua pihak, kita mampu menghasilkan produk baru, yang bisa menjadi brand USK. Menginggat USK merupakan kampus terbaik di Aceh," harapnya.

Selain itu, M Sofyan Sauri juga mengajak semua lembaga kemahasiswaan di lingkungan USK untuk bergerak sinergis dalam membangun kampus tercinta. Jalinan komunikasi antar organisasi mahasiswa yang terajut harmonis.

Sementara itu, Alfianysah mengucapkan terima kasih kepada pegurus MPM sebelumnya yang telah bekerja secara optimal. Kepada penggurus MPM yang baru, ia percaya bisa menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya. Namun begitu, di tengah situasi pandemi Covid-19, MPM yang baru punya tantangan lebih.

"Selamat bekerja, meskipun di masa pandemi, kita terus berinovasi dan lahirlah karya yang luar biasa, yang kadang kala kami pun tak menduga. Semoga Allah SWT senantiasa merahmati kita. Amin," kata Wakil Rektor III USK.

Keberadaan MPM amat mebanggakan universitas, apabila bisa bisa menyambut aspirasi mahasiswa, katanya. Apalagi, bekal belajar dari para senior sangat bermanfaat. Namun, Dr Alfiansyah menginggatkan, agar setiap diskusi dan masukan yang ada, dapat disesuaikan dengan kondisi yang ada.

"Kalian sudah belajar dan bertanya dengan senior, semoga semua pemahaman untuk program kerja, usahakan disesuaikan dengan kondisi kita. Di zaman sekarang, tidak susah mencari informasi, semua bisa belajar dari siapa dan apapun. Namun jangan lupakan apa kiranya tugas pokok MPM," pesannya.

Lebih jauh, Wakil Rektor III menjelaskan, bahwa tugas pokok mahasiswa adalah menyelesaikan kuliah secepatnya, dengan IPK yang baik, dan memiliki kompetensi yang bisa memecahkan persoalan baik di masyarakat maupun tempat kerja.

"Pertanggungjawaban kalian terutama kepada orangtua. Karakter yang paling utama yang musti dinggat dan dipegang adalah kejujuran, akhlakul karimah. Kemudian yang tak boleh dikesampingkan ialah soal komunikasi, toleransi, dan tidak adanya arogansi," bebernya.

"Generasi milenial itu punya inovasi. Jangan mau jadi follower, harus buat yang baru. Jangan jadi generasi copy paste," tutup Wakil Rektor III USK.[]

Komentar

Loading...